HORIZONE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan bakal menggelar pemetaan dan penilaian kompetensi (profiling) terhadap 801 Aparatur Sipil Negara (ASN).
Langkah yang dinamai Pro ASN ini dirancang sebagai instrumen penilaian objektif guna menempatkan pegawai sesuai dengan kompetensi dan jabatannya.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Solok Selatan Irwandi Osmaidi Senin (7/9/2026) mengatakan, ratusan pegawai tersebut dijadwalkan mengikuti proses pemetaan potensi pada pertengahan bulan ini.
“Profiling ASN merupakan proses pemetaan dan penilaian potensi, kompetensi, kinerja, latar belakang pendidikan, hingga preferensi karier pegawai secara objektif dan terukur,” ujar Irwandi.
Pelaksanaan Pro ASN rencananya dipusatkan di SMKN 1 Solok Selatan selama tiga hari, terhitung mulai 11 hingga 13 September 2026.
Irwandi menjelaskan, sebanyak 801 peserta Pro ASN berasal dari lintas jenjang jabatan. Rinciannya mencakup staf pelaksana, Jabatan Fungsional (JF) Terampil, JF Mahir, JF Penyelia, JF Pertama, JF Muda, hingga JF Madya. Seluruh peserta terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang belum pernah dipetakan maupun yang masa berlaku pemetaan potensinya akan habis.
Lewat Pro ASN, Pemkab Solok Selatan berupaya menyediakan basis data komprehensif yang mencakup kompetensi teknis, manajerial, sosial kultural, literasi digital, hingga aspirasi karier pegawai. Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen daerah dalam mengimplementasikan Manajemen Talenta dan Sistem Merit secara penuh.
“Hasil dari Pro ASN ini diharapkan menjadi dasar keputusan yang objektif untuk promosi, rotasi, mutasi, penempatan jabatan, hingga penyusunan program pelatihan ASN yang lebih tepat sasaran,” pungkasnya.
ril-dmr










Discussion about this post