HORiZONE – Jorong Anau Kadok, Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang memiliki potensi luar biasa pada sektor unggulan bidang pertanian. Daerah tersebut sangat baik ditanami kopi dan bawang merah.
Terkait hal tersebut, Wakil Bupati Solok Candra meninjau Jorong Anau Kadok bersama Kepala Dinas Pertanian Deslirizaldi, S.P., M.P, Kasat Pol PP dan Damkar Drs. Asril, MM, Kasi Kesra Nofta Yandi, Ketua Ikatan Pemuda Nagari Talang (IPNT) Roni Akhyar, Kepala Jorong Anau Kadok Hilma Fadilah, Penyuluh Pertanian, serta Ketua Kelompok Tani Anau Kadok Jafri, Selasa (08/09/2026).
Dihadapan sejumlah masyarakat, Wabup Candra mendorong para petani untuk serius mengembangkan sektor pertanian. Sebab pertanian memiliki potensi ekonomi yang sangat menjanjikan dalam mendukung ekonomi.
Dikatakan Candra, kopi asal Kabupaten Solok telah memiliki kualitas baik dan memiliki peluang pasar yang terbuka, termasuk untuk kebutuhan ekspor. Potensi kopi tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Lembah Gumanti, Sirukam, Supayang, Talang, hingga Paninggahan dan Muaro Pingai.
“Kalau dalam sebulan bisa menghasilkan Rp25 juta, tentu ini menjadi pendapatan yang sangat menjanjikan. Karena itu, pertanian harus mulai kita lihat sebagai sektor ekonomi yang memiliki masa depan,” kata H. Candra.
Menurut Ketua Kelompok Tani setempat Jafri, kopi yang ditinjau tersebut akan siap dipanen dalam beberapa hari ke depan. Dari lahan seluas sekitar 1,5 hektar, petani dapat menghasilkan hingga 20 karung kopi dengan nilai ekonomi mencapai sekitar Rp25 juta.
Usai meninjau perkebunan kopi, Wabup bersama rombongan melanjutkan kunjungan ke perkebunan bawang merah varietas Birma. Varietas tersebut dikenal memiliki produktivitas tinggi, ukuran umbi yang besar, serta mampu beradaptasi dengan baik.
Wabup Candra bahkan ikut melakukan panen bawang merah di lahan milik Iwan. Pemilik lahan menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan perhatian Wakil Bupati Solok terhadap petani di Anau Kadok.
Wabup berharap keberhasilan petani setempat dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terjun dan mengembangkan usaha di sektor pertanian. (*)










Discussion about this post