HORIZONE – Pemerintah Kota (Pemko) Solok membagikan sebanyak 25.000 masker gratis kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi penurunan kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Aksi tanggap bencana ini dipusatkan di sepanjang Jalan Cengkeh, depan Kantor Disdukcapil Kota Solok, Rabu (9/9/2026).
Aksi pembagian masker ini dipimpin langsung Wali Kota Solok H. Ramadhani Kirana Putra bersama jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis. Langkah cepat ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi warga di tengah ancaman kabut asap.
Dalam peninjauan di lapangan, Wali Kota didampingi oleh Kalaksa BPBD, Kasat Pol PP, Kepala Dinas Kesehatan, Kabag Prokomp, serta Kepala Dinas Perkim dan LH Kota Solok.
Wali Kota mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan membiasakan diri menggunakan masker saat berada di luar ruangan.
“Pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Solok kepada masyarakat. Kita berharap masyarakat tetap sehat dan terlindungi, serta bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak karhutla,” tegas Ramadhani.
Dikatakan Ramadhani, poin utama fokus penanganan dan imbauan dari Pemko Solok terkait potensi ancaman asap karhutla membagikan 25.000 masker secara masif di titik-titik krusial guna meminimalkan risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).Mengimbau warga untuk wajib mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah ketika indeks kualitas udara memburuk.
“Kita juga minta sinergi OPD untuk tanggap bencana dengan menyiagakan BPBD, Dinas Kesehatan, Satpol PP, dan Dinas Perkim-LH dalam memantau perkembangan paparan asap secara berkala,” tukasnya.
Pemko Solok berharap upaya intervensi pencegahan ini dapat menekan risiko gangguan kesehatan masyarakat. Pemerintah daerah terus memantau kondisi kualitas udara sembari berharap situasi segera membaik agar aktivitas perekonomian dan sosial warga dapat kembali berjalan aman dan nyaman.
ril-dmr










Discussion about this post