HORIZONE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan resmi merotasi sebanyak 129 kepala sekolah dan guru untuk jenjang TK, SD, hingga SMP. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan mutu pendidikan formal di wilayah tersebut.
Rotasi ini berlandaskan Surat Keputusan Bupati Solok Selatan Nomor 800.238-2026 tentang Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian Kepala Sekolah di Lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Solok Selatan dilaksanakan di di Aula Sarantau Sasurambi, Kantor Bupati, Jumat (31/7/2026).
Adapun dari total 129 tenaga pendidik yang dilantik, rinciannya terdiri dari 81 Kepala Sekolah dengan rincian 1 Kepala Sekolah TK, 59 Kepala Sekolah SD, dan 21 Kepala Sekolah SMP, kemudian 48 Fungsional Guru.
Bupati H. Khairunas menegaskan, sektor pendidikan merupakan salah satu prioritas utama pembangunan daerah. Karena itu, penyegaran kepemimpinan di satuan pendidikan menjadi modal penting untuk menggerakkan perubahan.
“Kepala sekolah memiliki peran yang sangat strategis. Saudara bukan hanya seorang administrator, tetapi juga pemimpin pembelajaran, penggerak perubahan, motivator bagi guru, serta teladan bagi peserta didik dan masyarakat,” tegasnya.
Khairunas berharap, seluruh kepala sekolah yang baru dilantik dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif demi melahirkan generasi cerdas, mandiri, berakhlak mulia, serta berdaya saing tinggi.
Baca juga : Bentuk Karakter Generasi Muda, Koramil 08/Batipuh Latih PBB dan Wasbang Siswa SMKN 1 Batipuh
Khairunas memberikan sejumlah instruksi penting kepada para kepala sekolah dan guru yang dirotasi, dimana Kepala sekolah diminta menjadi agen perubahan yang membangun budaya inovasi, dengan memanfaatkan teknologi secara optimal untuk meningkatkan mutu pembelajaran, kemudian pengelolaan anggaran pendidikan wajib dilakukan secara transparan, akuntabel, efektif, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Jadilah pemimpin yang mampu menggerakkan guru untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada anak-anak kita,” pungkasnya.
ril-dmr










Discussion about this post