HORIZONE – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar resmi mengalihkan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) serta meliburkan sejumlah tingkatan sekolah.
Kebijakan ini diambil menyusul kondisi kualitas udara di wilayah Tanah Datar yang kian memburuk dan berfluktuasi pada kategori sedang hingga tidak sehat.
Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), angka kualitas udara di Tanah Datar berada pada kisaran 51 hingga 152. Kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak, peserta didik, serta para tenaga pendidik.
Dikutip Senin (14/9/2026), menanggapi situasi tersebut, Bupati Tanah Datar menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor `100.3.4.2/2027/DIKBUD-2026` tentang Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran pada Satuan Pendidikan. Skema pembelajaran disesuaikan berdasarkan jenjang pendidikan
PAUD dan TK Kegiatan belajar mengajar diliburkan sepenuhnya. SD, SMP, dan Nonformal PTM dialihkan menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar Dari Rumah (BDR) secara daring terstruktur. Dan SMA/SMK/SLB dan Madrasah (RA, MI, MTs, MA) Pelaksanaan pembelajaran menyesuaikan kebijakan instansi atau kementerian terkait yang menaungi.
Pemkab Tanah Datar juga mengimbau para orang tua untuk membatasi aktivitas anak di luar rumah, mewajibkan penggunaan masker saat berbepergian, serta memantau kondisi kesehatan keluarga secara berkala.
Aturan penyesuaian kegiatan belajar ini berlaku mulai Selasa hingga Jumat, 15–18 September 2026, dan akan dievaluasi secara berkala mengikuti perkembangan kondisi kualitas udara setempat.
damara










Discussion about this post